^ Ke Atas
 
 

BERITA FOTO

2013-04-23 : Kunjungan (Tamu Luar Negeri)

Kunjungan Dubes Jepang ke-1

2013-04-23 : Kunjungan (TNI & POLRI)

Kunjungan Panglima TNI Periode 98-99

2013-04-23 : Kunjungan (Birokrat dan Politisi)

Kunjungan Wakil Ketua MPR RI 09-14

2013-04-23 : Kunjungan (Musisi dan Budayawan)

Kunjungan Jamrud ke-1

Anda berada di: Depan > Kesibukan Bandara Ngurah Rai Menyambut Pemimpin Ekonomi Apec
Kesibukan Bandara Ngurah Rai Menyambut Pemimpin Ekonomi APEC
Diposting pada: 2013-10-05 10:40:40 | Hits : 3996 | Kategori: Umum
 

Sebagai pintu gerbang utama Bali, kesiapan Bandara Internasional Ngurah Rai dalam menyambut para delegasi KTT APEC harus paripurna, 21 pemimpin negara akan mendarat di sana.

Panitia penyelenggara KTTP APEC memang berjanji tidak akan membeda-bedakan perlakuan kepada para kepala negara atau pemimpin ekonomi yang bertamu ke Bali. Namun, tetap saja kebutuhan pengamanan khusus mengharuskan adanya keistimewaan bagi negara tertentu.

Kenyataan tersebut terlihat di Bandara Internasional Ngurah Rai kemarin. Di sana parkir pesawat sudah dikavling-kavling untuk para pemimpin ekonomi APEC. Pesawat dari negara berpengaruh seperti AS dan Rusia mendapat slot utama.

Berdasarkan data di Angkasa Pura, ada 37 slot parkir pesawat yang langsung berdekatan dengan terminal. Terdapat pula tambahan 16 tempat parkir pesawat di posisi yang lebih jauh dari terminal bandara. Untuk Negara mini seperti Fiji, parkir pesawat berada di tempat yang jauh. Sementara itu AS, Jepang dan Rusia, selain ditempatkan di area utama, masing-masing memesan parkir untuk dua pesawat.

Pesawat-pesawat khusus tersebut mulai berdatangan pada tanggal 6 Oktober besok. Karena itu, mulai 6 Oktober, banyak penerbangan yang dibatalkan. Bandara ditutup untuk kebutuhan komersial. Mulai 6 Oktober, ada pesawat-pesawat kenegaraan yang berjejer rapi di Bandara Ngurah Rai.

Radar Tasikmalaya

 

Posting Lainnya:

KOMENTAR

« Kembali

MUTIARA HADIST
Para Dukun Mendapat Informasi Dari Jin :
"Telah Mengabarkan Kepada Kami Ali Bin Abdillah Dari Hisyam Bin Yusuf Dari Ma'mar Dari Az-Zuhri Dari Urwah Bin Zubeir Dari Aisyah R.a. Berkata, "Orang-orang Bertanya Kepada Rasulullah SAW Tentang Para Dukun," Beliau Bersabda, "Tidak Ada Apa-apanya." Para Sahabat Bertanya, "Wahai Rasulullah, Mereka Kadang-kadang Bisa Menceritakan Sesuatu Yang Benar Kepada Kami. Maka Rasulullah SAW Bersabda, "Kalimat Tersebut Berasal Dari Kebenaran Yang Dicuri Oleh Jin, Kemudian Dibisikkan Ke Telinga Para Walinya (dukun). Maka Para Dukun Tersebut Mencampurkan Kalimat Yang Benar Tersebut Dengan Seratus Kedustaan."

 

 

Powered by: GaluhCMS | Hosted by: GaluhWeb