KOMISI FATWA AKAN KAJI DAMPAK GAME PUBG

  • Asep Awaludin Ramdani
  • Juma't, 22/03/2019
  • Umum
  • 1616 hits

Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh, mengatakan pihaknya akan mengkaji terkait dampak yang ditimbulkan dan konten yang dijadikan objek permainan dalam game online PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG). Jika hal itu memiliki korelasi langsung dalam membentuk perilaku masyarakat yang melakukan tindakan kriminal, Asrorun mengatakan tentunya harus ada langkah-langkah yang dilakukan.

"Kita lakukan pengkajian mendalam, apakah itu solusi berupa fatwa atau regulasi hukum di tingkat pemerintah, akan dilakukan kajian atas itu," kata Asrorun saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (21/3).

Ia mengungkapkan telah berkoordinasi dengan kementerian informasi (Kominfo) dan pihak-pihak terkait untuk melakukan kajian mengenai konten dan dampak yang ditimbulkan dari game berbasis online tersebut. Karena pada prinsipnya, ia mengatakan fatwa adalah jawaban hukum untuk panduan sekaligus solusi atas permasalahan di masyarakat.

"Ketika ada masalah yang bisa berdampak pada kehidupan keagamaan dan kehidupan masyarakat secara umum, maka perlu ada pengkajian dan pendekatan keagamaan dalam memberikan solusinya," tambahnya.

Sebelumnya,  Ketua MUI Jabar Rahmat Syafei mengatakan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan untuk mengeluarkan fatwa haram mengenai game PUBG. Namun begitu, pihaknya perlu mengkaji terlebih dahulu mengenai dampak-dampak dari bermain game online gawai dan komputer tersebut.

"Kami belum melakukan fatwa. Tapi secara umum kalau PUBG berdampak merusak jadi tidak boleh. Akan kami pertimbangkan buat fatwa supaya perlu ada menutup jalan sebuah kejahatan," kata Rahmat.

Pertimbangan untuk melarang game PUBG ini muncul setelah permainan tersebut disebut telah menginspirasi pelaku serangan teror di masjid di Christchurch, Selandia Baru. Game berbasis online ini memang tengah digandrungi oleh masyarakat, khususnya anak muda. Game besutan Tancent Games itu mengharuskan seseorang bertahan hidup dengan berperang melawan orang lain menggunakan senjata. Karenanya, game ini dinilai bisa mempengaruhi orang untuk melakukan tindakan kekerasan.


Sumber : Link


 


 


 


 


: tanpa label

KOMENTAR

Halal Dan Haram Itu Sudah JELAS

Abu Abdillah Nu'man Bin Basyir Ra Berkata: Aku Mendengar Rasulullah SAW Bersabda, "Sesungguhnya Yang Halal Itu Telah Jelas Dan Yang Haram Pun Telah Jelas. Sedangkan Di Antaranya Ada Masalah Yang Samar-samar (syubhat) Yang Kebanyakan Manusia Tidak Mengetahui (hukum)-nya. Barangsiapa Menghindari Yang Samar-samar, Maka Ia Telah Membersihkan Agama Dan Kehormatannya. Barangsiapa Yang Jatuh Ke Dalam Yang Samar-samar, Maka Ia Telah Jatuh Ke Dalam Perkara Yang Haram. Seperti Penggembala Yang Berada Di Dekat Pagar (milik Orang Lain); Dikhawatirkan Ia Akan Masuk Ke Dalamnya. Ketahuilah Bahwa Setiap Raja Memiliki Pagar (aturan). Ketahuilah, Bahwa Pagar Allah Adalah Larangan-larangan-Nya. Ketahuilah, Bahwa Di Dalam Jasad Manusia Terdapat Segumpal Daging. Jika Ia Baik, Maka Baik Pula Seluruh Jasadnya; Dan Jika Ia Rusak, Maka Rusak Pula Seluruh Jasadnya. Ketahuilah Bahwa Segumpal Daging Itu Adalah Hati."