SANDI BERI MOTIVASI SANTRI

  • Asep Awaludin Ramdani
  • Juma't, 08/03/2019
  • Internal
  • 403 hits

Dalam kunjungannya di berbagai tempat khususnya di wilayah Jawa Barat, Calon Wakil Presiden H. Sandiaga Salahudin Uno menyempatkan untuk silaturrahim ke Pondok Pesantren Darussalam Ciamis pada hari Jum’at tanggal 8 Maret 2019. Datang menjelang sore setelah perjalanan dari Kabupaten Pangandaran, Bang Sandi langsung menuju kediaman pimpinan pondok pesantren untuk istirahat dan melaksanakan shalat magrib berjama’ah. Setelah selesai, Bang Sandi langsung menuju ke Gedung Nadwatul Ummah dimana tempat acara pertemuan dengan para santri dan tamu undangan dilaksanakan.

Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Ciamis K.H. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi, MBA., M.Ag. atau yang biasa disapa Kang Icep dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Bang Sandi yang telah berkenan untuk berkunjung ke Pondok Pesantren Darussalam Ciamis. Selain itu, Kang Icep juga mempersembahkan sebuah lagu khusus untuk Bang Sandi.

Setelah itu, dalam pidatonya Bang Sandi menyampaikan beberapa motivasi kepada para santri untuk lebih giat dan disiplin dalam menuntut ilmu. Dalam motivasinya, Bang Sandi menyampaikan 4 hal yang akan menjadikan sebuah cita-cita akan mudah tercapai, yaitu : (1) Persiapan (Preparation) (2) Kecepatan (Speed) (3) Daya Tahan (Endurance) (4) Kerjasama Tim (Team Work). 

Sebelum mengakhiri pidato yang disampaikan, Bang Sandi merespon persembahan lagu dari Kang Icep untuknya dengan membawakan sebuah lagu yang berjudul “Hadapi dengan Senyuman”. Di akhir acara, Kang Icep memberikan penghargaan “Santri Kehormatan” yang ditandai dengan pengalungan Sorban kepada Bang Sandi.


Admin

: tanpa label

KOMENTAR

Sedekah Paling Besar Pahalanya

Dari Abu Hurairah R.a. Berkata: Seseorang Datang Kepada Rasulullah Saw Lalu Bertanya, "Ya Rasulullah, Sedekah Manakah Yang Lebih Besar Pahalanya? Rasulullah Saw Menjawab, "Bersedekah Dalam Keadaan Sehat Sedang Engkau Amat Sayang Kepada Harta Tersebut, Takut Miskin Dan Mengharapkan Kekayaan. Oleh Sebab Itu Jangan Menunda-nunda Sehingga Apabila Ruh (nyawa) Sudah Sampai Di Tenggorokan (hampir Mati) Lalu Engkau Berwasiat Untuk Si Fulan Sekian, Untuk Si Fulan Sekian.