GUBERNUR JABAR KUNJUNGI PESANTREN DARUSSALAM

  • Asep Awaludin Ramdani
  • Minggu, 20/01/2019
  • Internal
  • 783 hits

Dalam Kunjungannya ke beberapa tempat wilayah Priangan Timur, Gubernur Jawa Barat H. M. Ridwan Kamil menyempatkan diri untuk silaturrahim ke Pondok Pesantren Darussalam Ciamis pada hari minggu tanggal 20 Januari 2019. Dengan iringan hujan, rombongan Gubernur disambut oleh puluhan santri yang sebelumnya sudah menunggu berjajar sejak sore di depan kediaman Pimpinan Pondok Pesantren.

Setelah istirahat sejenak di kediaman Pimpinan Pondok Pesantren, Gubernur dan Pimpinan Pondok Pesantren langsung menuju tempat acara di Gedung Nadwatul Ummah. Dalam kesempatan pidatonya, Gubernur Jawa Barat menyampaikan bahwa jika ulama dan umara selalu menjaga silaturrahim dan menjalankan tugas sebagaimana fungsinya dijamin negeri ini akan kondusif.

Dalam kesempatan itu juga Gubernur Jawa Barat mendapatkan gelar Santri Kehormatan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darusalam Ciamis. Pengangkatan H. M. Ridwan Kamil sebagai Santri Kehormatan Pondok Pesantren Darusalam Ciamis tersebut di simboliskan dengan pemberian sorban berwarna biru dari Pimpinan Pondok Pesantren Darusalam Ciamis, K.H. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi, MBA., M.Ag. dihadapan ratusan santri dan tamu undangan.

Sementara itu, H. M. Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya mengucapkan syukur alhamdulilah karena diterima dengan baik di Pondok Pesantren Darussalam Ciamis dan juga terimakasih telah diberi sorban biru, sorban ini akan menjadi pengingat hubungan batinnya selaku Gubernur Jawa Barat dengan Pondok Pesantren Darussalam Ciamis.


Admin


 


 


 


 


: tanpa label

KOMENTAR

Jangan Pernah Berbakhil, Saudaraku!

Rasulullah Saw. Bersabda :Perumpamaan Orang Yang Pemurah Dan Orang Yang Bersedekah Seperti Seorang Lelaki Yang Memakai Dua Helai Jubah Atau Dua Helai Baju Besi Dari Dadanya Hingga Keatas. Apabila Orang Yang Berbelanja (Dalam Riwayat Lain: Apabila Orang Yang Bersedekah) Ingin Memberi Sedekah, Maka Baju Itu Longgar Buatnya; Dan Apabila Orang Bakhil Ingin Bersedekah, Maka Baju Itu Menjadi Rimas Dan Panas Sehingga Menutupi Jari-jarinya Serta Menghapus Jejaknya. Abu Hurairah Berkata : Orang Yang Bakhil Ingin Melonggarkan Pakaiannya Tetapi Dia Tidak Mampu Melonggarkannya.